TANGGAPAN KASUS MOBIL LISTRIK DAHLAN ISKAN

Dalam tugas softskill kali ini, saya akan memberikan tanggapan (opini) terhadap kasus mobil listrik, Dahlan Iskan selaku mantan Menteri BUMN

KASUS:
(Diambil dari laman http://news.detik.com/berita/2942890/jaksa-tetapkan-2-tersangka-kasus-mobil-listrik)

Jaksa tindak pidana khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan 2 tersangka kasus penyimpangan pengadaan 16 unit mobil listrik pada 3 BUMN senilai Rp 32 miliar. Salah satu tersangka merupakan mantan pejabat di Kementerian BUMN.

“Jaksa Satgassus telah menetapkan 2 tersangka atas nama DA dan AS,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Tony T Spontana di kantornya, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Senin (15/6/2015).

Kedua tersangka yaitu ‎Direktur Utama PT Sarimas Ahmadi Pratama, Dasep Ahmadi selaku pihak swasta yang mengerjakan proyek serta Direktur Utama Perum Perikanan Indonesia, Agus Suherman. Namun, Agus dijadikan tersangka saat menjabat di Kementerian BUMN ketika proyek itu dikerjakan pada tahun 2011.

“Tersangka AS merupakan mantan pejabat di Kementerian BUMN yang meminta atau memerintahkan 3 BUMN untuk membiayai pengadaan mobil listrik serta menunjuk tersangka DA untuk mengerjakan proyek tersebut,” ucap Tony.

Dalam kasus ini, jaksa penyidik sebelumnya memanggil 4 orang saksi pada Rabu (10/6) lalu yaitu ‎Dahlan Iskan selaku mantan Menteri BUMN, Sofyan Basir selaku mantan Dirut BRI tahun 2013-2014, Ahmad Baiquni selaku mantan Direktur Keuangan BRI tahun 2013-2014 dan Santiaji Gunawan selaku Kepala Departemen Hubungan Kelembagaan PT PGN‎. Namun hanya Dahlan yang tidak hadir dengan alasan baru menerima surat panggilan.

Jaksa menduga adanya penyimpangan lantaran 16 mobil tersebut ‎akhirnya tidak bisa benar-benar digunakan. Keenambelas mobil itu kemudian dihibahkan ke 6 universitas yaitu UI, ITB, UGM, Unibraw dan Universitas Riau‎.

Kasus ini bermula di tahun 2013 ketika Dahlan Iskan menjabat sebagai Menteri BUMN menugaskan sejumlah BUMN untuk menjadi sponsor pengadaan mobil listrik itu untuk mendukung kegiatan operasional konferensi APEC tahun 2013 di Bali.

OPINI:
Dari berita diatas, dapat diambil kesimpulan bahwa Dahlan Iskan, selaku Menteri BUMN hanya dijadikan saksi terkait kasus mobil listrik untuk mendukung kegiatan operasional konferensi APEC tahun 2013 di Bali. Pada laman diatas, juga sudah ditetapkan 2 tersangka yaitu Tersangka AS yang merupakan mantan pejabat di Kementerian BUMN yang meminta atau memerintahkan 3 BUMN untuk membiayai pengadaan mobil listrik serta menunjuk tersangka DA untuk mengerjakan proyek mobil listrik ini.

Saya pun setuju dengan pernyataan Yusril Ihza Mahendra, yang menyatakan kasus mobil listrik dahlan iskan bukan korupsi.

(dari laman http://nasional.tempo.co/read/news/2015/06/17/063675871/yusril-kasus-mobil-listrik-dahlan-iskan-bukan-korupsi)
Yusril menjelaskan, peran Kementerian BUMN dalam proyek pengadaan mobil listrik juga sangat sedikit. Sebab, Kementerian hanya sebagai inisiator proyek mobil listrik, mengacu pada beberapa kali rapat kabinet pada 2013.
Sebagai inisiator, Kementerian menawarkan solusi kepada pemerintah agar proyek itu dibiayai menggunakan dana sponsorship, bukan CSR dari perusahaan-perusahaan BUMN.

Kementerian kemudian mengadakan rapat dengan berbagai perusahaan BUMN. Hasilnya, BRI, PGN, dan Pertamina setuju mendanai proyek itu. “Setelah itu, kontrak kerja samanya antara Dasep (Dasep Ahmadi dari PT Saimas Ahmadi Pratama) dan tiga BUMN itu. Jadi tak ada kerja sama dengan Pak Dahlan,” ujar Yusril.

Adapun Dahlan ikut terseret karena proyek berlangsung saat dia menjadi Menteri BUMN. Kejaksaan menuding Dahlan memerintahkan Agus Suherman untuk menunjuk dan meminta dana ke tiga BUMN itu.

Sementara itu, penghitungan kerugian negara sampai saat ini belum ditetapkan oleh Kejaksaan Agung.
(dikutip dari laman http://www.cnnindonesia.com/nasional/20150610112854-12-59009/mobil-listrik-gagal-dahlan-iskan-diperiksa-kejagung/)

ANALISIS RATIO LIKUIDITAS, SOLVABILITAS, DAN RENTABILITAS

Analisis Ratio Likuiditas, Solvabilitas, dan Rentabilitas dibawah ini menggunakan Laporan Keuangan Neraca dan Laba Rugi dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk Tahun 2009

A. Ratio Likuiditas
1. Current Ratio = Aktiva Lancar/Hutang Lancar = 2.870.619.620/2.397.476.552 = 1,19
Artinya setiap Rp.1 Hutang Lancar dijamin oleh 1,19 Aktiva Lancar

2. Quick Ratio = (Aktiva Lancar – Persediaan) / Hutang Lancar = (2.870.619.620 – 0) / 2.397.476.552 = 1,19
Artinya, keadaan perusahaan yang mampu membayar hutang walaupun sesudah dikurangi persediaan

3. Cash Ratio= Kas / Hutang Lancar = 2.775.342.606/2.397.476.552 = 1,15
Artinya, keadaan perusahaan yang mampu membayar hutang lancar dari kas atau setiap Rp 1 Hutang lancar dijamin oleh1.15 Kas.

B. Ratio Solvabilitas
1. Debt To Equtiy Ratio
= Total Kewajiban/Modal = 7.734.639.732/7.183.378.636 = 1,07
Debt To Equity Ratio ini menggambarkan sampai sejauh mana modal pemilik dapat menutupi hutang-hutang pada pihak luar dan digunakan untuk mengukur hingga sejuah mana perusahaan dibiayai oleh hutang.

2. Debt Ratio = Total Kewajiban/Total Aktiva = 7.734.639.732/14.918.018.368 = 0,51 = 51%
Artinya bahwa setiap Rp.100,- pendanaan perusahaan Rp.51,- dibiayai dengan utang dan Rp.49 disediakan oleh   pemegang saham.

C. Ratio Rentabilitas
1. Gross Profit Margin = Laba Kotor / Penjualan Bersih = 1.531.879.665 / 3.686.998.892 = 0,41 = 41%
Artinya kemampuan perusahaan dalam menghasilkan menghasilkan laba kotor dari pejualan bersih adalah sebesar 41%

2. Net Profit Margin = Laba bersih setelah pajak / Penjualan Bersih = 867.704.601 / 3.686.998.892 = 0,23 = 23%
Artinya kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba bersih dari penjualan bersih adalah sebesar 23%

3. Rentabilitas Ekonomi = Laba bersih sebelum pajak / Total Aktiva = 1.078.703.063 / 14.918.018.368 = 0,07 = 7%

ANALISIS SUMBER DAN PENGGUNAAN MODAL KERJA

     Analisis sumber dan penggunaan dana, atau sering disebut dengan analisis dana, merupakan alat finansial yang digunakan untuk mengetahui dari mana dana didapatkan dan untuk apa itu digunakan. Pengertian dana yang digunakan dalam analisis sumber dan penggunaan dana dalam arti sempit diartikan sebagai Kas. Sedangkan dalam arti luas diartikan sebagai Modal Kerja.
     Menyusun laporan sumber dan penggunaan dana, langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat Laporan Perubahan Neraca yang disusun dari neraca dari dua tahun berurutan. Laporan ini menggambarkan perubahan masing-masing elemen neraca dari neraca awal menjadi neraca akhir. Perubahan masing-masing elemen tersebut perlu dilakukan analisis, yaitu elemen-elemen mana saja yang akan memperkecil dana. Elemen yang memperbesar dana akan menjadi Sumber Dana, dan elemen yang memperkecil dan akan menjadi penggunaan dana. 

lap.perubahan neracaDana dalam artian Modal KerjaDalam laporan sumber dan penggunaan modal kerja tidak tercantum didalamnya sumber-sumber dari penggunaan dana yang berasal dari unsur-unsur modal kerja sendiri, karena perubahan-perubahan yang hanya menyangkut unsur-unsur aktiva lancar dan hutang lancar saja.
Dengan demikian, maka jumlah modal kerja hanya akan berubah jika ada perubahan unsur-unsur Non-Current Account.
Sumber modal kerja yaitu yang mempunyai efek memperbesar modal, sedangkan Penggunaan modal kerja adalah yang mempunyai efek yang mengurangi modal kerja.

Catatan:
Apabila Sumber > Penggunaan berarti mempunyai efek positif terhadap modal kerja yaitu menambah modal kerja.
Apabila Sumber < Penggunaan berarti mempunyai efek negatif terhadap modal kerja yaitu memperkecil modal kerja.
Apabila Sumber = Penggunaan, maka tidak ada efek terhadap modal kerja, yaitu modal kerja tidak berubah.

Dari tabel diatas dapat kita ketahui bahwa terjadi penurunan modal dari tahun 2008 ke 2009 yaitu sebesar Rp 1.549.383.082 dengan rincian modal kerja pada tahun 2008 dan 2009 masing-masing Rp 2.022.526.150 dan Rp 473.143.068

Dari tabel diatas dapat kita ketahui bahwa terjadi penurunan modal dari tahun 2008 ke 2009 yaitu sebesar Rp 1.549.383.082 dengan rincian modal kerja pada tahun 2008 dan 2009 masing-masing Rp 2.022.526.150 dan Rp 473.143.068

Analisa: Karena jumlah penggunaan > sumber yaitu sebesar Rp 1.549.383.082 , maka dana sebesar Rp 1.549.383.082 tersebut mempunyai efek negative terhadap modal kerja, dan berarti pengurangan modal kerja sebesar Rp1.549.383.082. Dari laporan sumber dan penggunaan dana modal kerja diatas, dapat disimpulkan bahwa penggunaan dana yang paling menonjol adalah untuk Investasi  pada Perusahaan asosiasi, Hak Pengusahaan jalan Tol, dan Pembayaran  Hutang Obligasi

Analisa: Karena jumlah penggunaan > sumber yaitu sebesar Rp 1.549.383.082 , maka dana sebesar Rp 1.549.383.082 tersebut mempunyai efek negative terhadap modal kerja, dan berarti pengurangan modal kerja sebesar Rp1.549.383.082. Dari laporan sumber dan penggunaan dana modal kerja diatas, dapat disimpulkan bahwa penggunaan dana yang paling menonjol adalah untuk Investasi pada Perusahaan asosiasi, Hak Pengusahaan jalan Tol, dan Pembayaran Hutang Obligasi

TEORI ANALISIS RATIO

Analisis Ratio adalah suatu metode perhitungan dan interpretasi ratio keuangan untuk menilai kinerja dan status suatu perusahaan. Suatu keuntungan dengan menggunakan ratio adalah meringkas suatu data historis perusahaan sebagai bahan perbandigan. Dari sekian banyak analisis keuangan, analisis ratio adalah yang paling banyak digunakan. Ratio dibuat menurut kebutuhan penganalisa.
Analisis merupakan suatu langkah awal dalam suatu pengambilan keputusan yang cerdas. Sebelum membuat keputusan para eksekutif harus mengumpulkan data dan menguji fakta-fakta keuangan yang penting dan relevan. Fakta-fakta keuangan tersebut diperoleh dari data-data akunting yang ditujunkkan dalam bentuk Neraca dan Laporan Laba/Rugi.
Beberapa lembaga dan investor memiliki keinginan untuk memperoleh hasil dari analisis laporan keuangan yang disajikan perusahaan, walaupun memiliki kepentingan yang berbeda, hal yang paling penting adalah manajemen perusahaan harus memahami harapan dan keinginan dari para kreditur dan pemegang saham agar mampu menarik dan mempertahankan dana perusahaan yang telah atau akan diberikan. Lembaga dan investor tersebut, antara lain:

  • Kreditur Jangka Panjang
  • Kreditur Jangka Panjang
  • Pemegang Saham
  • Manajemen Perusahaan

Apabila dilihat dari sumber dimana ratio tersebut dibuat, maka ratio-ratio dapat digolongkan dalam 3 golongan, yaitu:

  1. Ratio-ratio Neraca (Balance sheet ratio) ialah ratio yang disusun dari data yang berasal dari neraca, misalnya current ratio, acid-test ratio, current assets to total assets ratio, current liabilities tot total assets ratio, dan lain sebagiannya.
  2. Ratio laporan laba-rugi (Income statement ratio) ialah ratio yang disusun dari data yang berasal dari income statement, misalnya gross profit margin, net operating margin, operating ratio, dan lainnya.
  3. Ratio antar laporan ialah ratio yang disusun dari data yang berasal dari Neraca dan data lainnya berasal dari laba-rugi, misalnya assets turnover, inventory turnover, receivables turnover, dan lainnya.

Pokok-pokok dari Ratio Keuangan:

  1. Ratio Likuiditas adalah ratio untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya yang telah jatuh tempo.
  2. Ratio Leverage adalah ratio yang mengukur seberapa jauh atau besar perusahaantelah didanai atau dibiayai oleh utang.
  3. Ratio aktivitas adalah ratio yang mengukur seberapa efektif (hasil guna) perusahaan menggunakan sumber dayanya.
  4. Ratio profitabilitas adalah ratio yang mengukur seberapa besar efektivitas manajemen atau eksekutif perusahaan yang dibuktikan dengan kemampuan menciptakan keuntungan atau perlu ditambahkan mampu menciptakan nilai tambah ekonomis perusahaan.

Dibawah ini terdapat tabel rumus-rumus ratio dari pokok-pokok ratio keuangan
TABEL RATIO KEUANGAN

Sumber:
1. Pengantar Manajemen Keuangan. Prof.Dr.Dermawan Sjahrial, M.M
2. Buku Panduan Praktis Manajemen Keuangan dan Akuntansi untuk Eksekutif Perusahaan. Hendra S.Raharjaputra
3. Dasar-dasar Pembelanjaan Perusahaan. Prof.Dr.Bambang Riyanto

AKU SAYANG IBU

Cinta itu suci, sesuci cinta Ibu pada anaknya
Cinta itu murni, semurni kasih sayang Ibu pada anaknya
Cinta itu tulus, setulus Ibu yang selalu mengasihi anaknya

Wahai Ibu, lihat dirimu…
Semakin bertambah usia mu, semakin terlihat tua dirimu
Semakin aku dewasa, semakin terlihat warna putih dan sedikit keriput pada dirimu

Tuhan..
Mungkin apa yang aku punya tak dapat membalas semua apa yang telah Ibu ku berikan padaku.
Menjaga, merawat, dan menyanyagiku dengan tulus, Ibu lakukan untuk ku
Maka dari itu Tuhan, jika aku tak dapat membalas semua kebaikan Ibu, izinkanlah aku berbakti dan membahagiakannya dengan semampu ku sampai waktu memisahkan kami.

Maafkan aku Ibu.
Mungkin aku masih belum dewasa
Mungkin aku masih membuatmu marah
Mungkin aku masih mengecewakanmu, dan
Mungkin aku masih menjadi kekhawatiranmu.
Maafkan aku Ibu.

Jika kau tau, di setiap detik yang aku lewati, aku berusaha selalu untuk menjadi anak yang berbakti kepadamu, aku belajar untuk menjadi anak yang dewasa, yang selalu membuat senyum di wajahmu, dan yang selalu dapat membuatmu nyaman dalam bahuku.

Oh Tuhan..
Satu kebahagiaan dalam hidupku, hanyalah melihat kebahagiaan itu pada dirinya.
Berkahi umurnya ya Tuhan..
Sempatkanlah aku untuk merawatnya kelak di hari tuanya, sama seperti Ibu yang selalu merawatku ketika aku masih kecil.
Berikanlah kesehatan jasmani dan rohani padanya
Berikanlah kebahagiaan dunia dan akhirat untuknya.
Aamiin ya Allah Aamin………..

BE A POSITIVE THINKER

Percaya atau tidak, jika kalian selalu berfikir positif dalam hidup pasti akan selalu bahagia, tenang, dan dapat memahami keadaan&situasi.Menjadi seorang yang berfikir positif adalah seorang yang memahami sisi positif dan negatif dalam hidupnya tetapi lebih fokus pada sisi yang berwarna. Percayalah semua yang baik datangnya dari Tuhan Yang Maha Esa.
Bagaimana pun keadaan kita saat ini, teruslah berfikir positif. Aura positif akan membawa kita ke dalam kehidupan yang nyaman dan tenang, sedangkan aura negatif akan membuat hidup ini terasa sulit, sempit, dan semua terlihat buruk.
Jika kita tanamkan sesuatu yang baik ke dalam fikiran kita, maka kita akan selalu bersikap optimis, semangat, pantang menyerah, dan yang terakhir percayalah bahwa Tuhan Yang Maha Esa punya rencana yang lebih baik untuk setiap hambaNya.
Memang tidak mudah untuk seseorang memiliki jiwa yang positif, tapi jika mempunyai keinginan maka kita dapat memilikinya. Semua tergantung dengan niat. Orang yang selalu berfikir positif memungkinkan mereka untuk memiliki solusi dalam masalah dan tidak terjebak dalam fikiran yang negatif.

Untuk menjadi seorang yang selalu berfikir positif, dapat melakukan cara-cara dibawah ini;
1. Niat
2. Bersyukur pada Sang Pencipta
3. Hiduplah dengan orang-orang yang memiliki jiwa positif
4. Berbuat baiklah
5. Yakinlah bahwa sesuatu yang terjadi dalam hidup ini semua dariNya, sabar, tawakal, dan tak lupa selalu berikhtiar (berusaha)
6. Change your mind : impossible to possible

It’s your choice! To be a positive or a negative thinker. So, what do you want?

SARAPAN ITU PENTING!

Makan pagi atau yang sering kita bilang SARAPAN adalah kunci bagi optimalisasi aktivitas fisik maupun otak.  Sarapan dapat membantu kita untuk beraktivitas lebih baik, karena makanan pertama yang masuk ke dalam tubuh setelah bangun dari tidur, dan ini sangat berpengaruh terhadap nutrisi dalam otak kita. Sarapan sangat bermanfaat untuk semua orang, mulai dari anak-anak sampai dengan orang biasa diantaranya, meningkatkan konsentrasi, dapat menurunkan berat badan (dengan catatan jauh dari makanan yang mengandung banyak gula), memberikan energi, dan lainnya.
Menurut dokter Samuel yang dikutip dari Majalah Healthy Life tahun 2008 mengatakan bahwa, sarapan dibutuhkan untuk penyediaan energi. Bukan saja untuk aktivitas fisik yang membutuhkan kekuatan otot, tapi juga untuk aktivitas berfikir yang energinya cukup besar dan jika energi  yang tersedia tidak mencukupi, badan pun bisa menjadi lemas dan konsentrasi berkurang.
Jumlah kalori yang baik dalam makan pagi hingga waktu makan siang tiba adalah 500-600 Kkal. Sarapan pagi juga tidak boleh berlebihan dan sesuaikan dengan kebutuhan tubuh kita.

Sarapan yang baik adalah sarapan yang aman, seperti :
1. Minuman manis seperti secangkir teh manis hangat atau jus buah, susu rendah lemak, dan lainnya yang mengandung banyak vitamin, protein, dan mineral.
2. Makanan karbohidrat yang lunak dan mudah dicerna
3. Sereal yang kaya akan serat
Banyak manfaat yang diperoleh dari sarapan, tapi banyak pula yang mengabaikannya dengan alasan-alasan tertentu. Ayo! Sarapan itu penting untuk awal kegiatan tubuh kita, ibarat mobil yang harus dipanasi terlebih dahulu sebelum menggunakannya. Budidayakan sarapan ya.

PENGERTIAN DAN SUB SISTEM CBIS

Pengertian CBIS (Computer Based Information System)
Sistem Informasi Berbasis Komputer atau Computer Based Information System (CBIS) merupakan sistem pengolahan suatu data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dapat dipergunakan sebagai alat bantu yang mendukung pengambilan keputusan, koordinasi dan kendali serta visualisasi dan analisis.

 Sub-sub sistem di CBIS
1. Sistem Informasi Akuntansi (SIA)
SIA adalah sistem informasi yang melaksanakan aplikasi akuntansi perusahaan, yaitu sebagai pengolah data perusahaan. Perusahaan tidak dapat memilih untuk menggunakan SIA atau tidak, sistem ini merupakan keharusan. Semua perusahaan pada dasarnya melaksanakan prosedur-prosedur yang sama. SIA lebih berorientasi pada data dibanding pada informasi, walaupun ada beberapa informasi yang dihasilkan. SIA menyediakan database bagi sisten informasi lain. SIA adalah satu-satunya sistem informasi yang bertanggung jawab memenuhi kebutuhan informasi di luar perusahaan, meyediakan informasi untuk seluruh lingkungan kecuali pesaing.

Tugas utama sistem informasi ini adalah:

  • Pengumpulan data
    Setiap tindakan yang dilakukan oleh perusahaan yang melibatkan elemen lingkungan maka kegiatan tersebut disebut dengan transaksi, tindakan tersebut dijelaskan dengan sebuah catatan data, pencatatan ini dikenal dengan istilah pengolahan transaksi. Sistem pengolahan data mengumpulkan data yang menjelaskan setiap tindakan internal perusahaan dan transaksi lingkungan perusahaan.
  • Manipulasi data
    Adalah tugas yang berupa pengubahan data menjadi informasi. Manipulasi data meliputi:
    – Classification, identifikasi dan pengelompokan data menggunakan pengkodean terhadap catatan transaksi.
    – Sorting, penyusunan sesuai urutan tertentu berdasarkan kode atau elemen data lainnya.
    – Calculating, operasi aritmetika dan logika yang dilakukan pada eleem data.
    – Summarizing, penyimpulan data sehingga dihasilkan total, rata-rata dan lain-lain.
  • Penyimpanan data
    Data yang telah dicatat kemudian disimpan dalam media penyimpanan sekunder, dan diintegrasikan secara logis dalam bentuk database.
  • Menyediakan dokumen
    SIA menghasilkan informasi untuk individu atau organisasi baik didalam maupun diluar perusahaan, yang dipicu oleh dua hal, yaitu:
    – Tindakan, yaitu output yang dihasilkan jika terjadi sesuatu.
    – Waktu, yaitu output yang dihasilkan pada saat tertentu.

Karakteristik SIA;

  • Melaksanakan tugas yang diperlukan.
  • Berpegang pada prosedur yang relatif standar.
  • Menangani data yang rinci.
  • Berfokus pada historis.
  • Menyediakan informasi pemecahan masalah minimal.

Peran SIA Dalam CBIS

  1. SIA menghasilkan beberapa output informasi dalam bentuk laporan akuntansi standar.
  2. SIA menyediakan database yang lengkap untuk digunakan dalam pemecahan masalah.

2. Sistem Informasi Manajemen (SIM)
Adalah suatu sistem berbasis database komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang serupa. Para pemakai biasanya membentuk suatu entitas formal perusahaan atau sub unit dibawahnya.

  • Sumber daya SIM
    Informasi menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem perusahaan tentang apa yang telah terjadi di masa lalu, apa yang sedang terjadi sekarang, dan apa yang mungkin terjadi di masa yang akan datang. Informasi tersebut tersedia didalam laporan periodik, laporan khusus, dan hasil simulasi matematika, output informasi tersebut digunakan manajer saat mereka membuat keputusan untuk pemecahan masalah.
  • Semua informasi tersebut memiliki karakteristik yang sama untuk bidang area fungsional (marketing, manufaktur, sdm, dan keuangan), level manajemen (operational, manajerial, dan strategis), dan user (manajer atau non manajer) SIM informasi memperoleh data dari database, dimana database tersebut berisi data dan informasi dari SIA dan dari lingkungan. Suatu SIM bisa juga merupakan suatu sistem informasi antar organisasi (IOS) jika SIM terkoneksi dengan SIM pada perusahaan lain misalnya dengan Suplier.
  • SIM dan SIA
    SIM menggunakan data yang disediakan SIA dalam database, dan informasi lain yang berasal dari lingkungan. Isi dari database tersebut digunakan oleh software untuk membuat laporan periodik dan laporan khusus, serta model matematika untuk mensimulasikan aspek operasi perusahan, Berbeda dengan SIA, SIM tidak berkewajiban menyediakan informasi bagi lingkungan.
  • SIM & EntIS
    SIM akan terbentuk secara utuh jika semua sistem informasi organisasi telah terbentuk dan terkoneksi satu sama lain. Data dan informasi disimpan dalam satu database yang sama dan dapat dipergunakan pada area fungsional yang lain. SIM merupakan dasar terbentuknya sistem informasi yang lebih canggih dan kompleks yang baru berkembang dalam beberapa tahun terakhir, yaitu Sistem Informasi Perusahaan dikenal juga dengan nama Enterprise Information System (EntIS)
  • Software Pembuat Laporan
    Software pembuat laporan adalah perangkat lunak yang digunakan untuk menghasilkan laporan periodik dan laporan khusus. Dari bentuknya laporan periodik dan laporan khusus mungkin terlihat sama. Perbedaan terdapat dari timeliness dan time horizon.Laporan periodik disiapkan sesuai jadwal tertentu, SIM periode awal terbatas pada penyediaan laporan periodik saja, tetapi hal ini menjadi sukar diterima ketika SIM telah menerapkan
  • HRIS dan EIS.
    Laporan khusus disediakan jika terjadi sesuatu yang luar biasa, sepertl laporan kecelakaan di manufaktur, atau laporan tertentu yang diperoleh dari query database. Laporan khusus biasanya mengambarkan sesuatu yang sedang terjadi atau baru saja terjadi, berbeda dengan laporan periodik yang lebih berorientasi pada masa lalu atau apa yang telah terjadi.Laporan bisa juga merupakan gabungan dari laporan periodik dan laporan khusus, misalnya untuk membandingkan pendapatan pada saat ini dengan laporan pada periode yang sama tahun sebelumnya. Laporan seperti ini disebut dengan Management by exception. Management by exception dapat dimasukan kedalam laporan dalam empat cara yaitu.
    – Laporan jika terjadi pengecualian, seperti pada contoh berikut, data yang ditampilkan hanya untuk data lembur saja.
    – Laporan menggunakan urutan untuk menonjolkan suatu pengecualian. Laporan berikut memperlihatkan komoditas mana yang memiliki nilai penjualan terbesar sampai terkecil.
    – Laporan berdasarkan pengelompokan suatu pengecualian. Laporan dirancang sehingga manajer dapat mencari perkekecualian pada area tertentu, misalnya jika dia ingin melihat piutang yang berumur lebih dari 90 hari.
    – Laporan yang menunjukan variansi dari normal, misalnya laporan yang ingin menunjukan berapa perbedaan antara arget penjualan dan penjualan sebenarnya.

3. Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support System)
Dalam upaya memecahkan masalah seorang problem solver akan banyak membuat keputusan. Keputusan harus diambil untuk menghindari atau mengurangi dampak negatif atau untuk memanfaatkan peluang.

Keputusan terbagi menjadi:

  • Keputusan terprogram, bersifat berulang dan rutin.
  • Keputusan tak terprogram, bersifat baru dan tidak terstruktur, tidak ada metode pasti untuk menanganinya karena belum pernah terjadi sebelumnya.

Manajer melakukan empat tahap pengambilan keputusan, yaitu:

  • Kegiatan Intelejen, mengamati lingkungan untukmencari kondisi yang perlu diperbaiki.
  • Kegiatan Merancang, menemukan, mengembangkan, dan menganalisis berbagai alternatif tindakan yang mungkin.
  • Kegiatan Memilih, memilih salah satu rangkaian tindakan diantara alternatif.
  • Kegiatan Review, menilai pilihan-pilihan yang lalu.

Jenis-Jenis Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support Sytem):

  • Jenis pertama hanya memungkinkan manajer mengambil elemen keputusan, seperti bertanya berapa jumlah penjualan wilayah X.
  • Jenis kedua menungkinkan memperoleh laporan khusus dari suatu file, misalnya laporan persediaan.
  • Jenis ketiga memungkinkan manajer mendapat laporan yang berasal dari berbagai file, seperti laporan laba rugi.
  • Jenis keempat memungkinkan manajer melihat dampak-dampak berbagai keputusan. Misalnya perubahan harga produk dan implikasinya terhadap keuntungan.
  • Jenis kelima memungkinkan manajer menerima usulan keputusan, misalnya memperolah harga jual optimal yang diproleh dari sebuah model matematika.
  • Jenis keenam adalah DSS yang mampu memberikan keputusan, misalnya komputer yang memutuskan besarnya premi untuk nasabah berusia dibawah 25, bekerja di Trans Am, Tinggal Di Houston dll.

Tujuan Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support Sytem):

  • Membantu manajer membuat keputusan untuk pemecahan masalah semi terstruktur.
  • Mendukung penilaian manajer bukan mencoba menggantikannya.
  • Meningkatkan efektifitas pengambilan keputusan manajer dari pada efisiensinya.

4. Automasi Perkantoran
Automasi Perkantoran disebut dengan istilah kantor virtual, mencakup semua sistem elektronik formal dan informal terutama berkaitan dengan komunikasi informasi ke dan dari orang –orang didalam maupun diluar perusahaan. Pengguna OA dibagi menjadi empat kategori yaitu:

  • Manajer, yang bertanggung jawab dalam mengelola sumber daya perusahaan.
  • Profesional, tidak mengelola tetapi menyumbangkan keahlian khusus yang membedakan mereka dengan sekretaris dan pegawai administrasi.
  • Sekretaris, ditugaskan untuk membantu pekerja terdidik (Manajer & Profesional) untuk melaksanakan berbagai tugas korespondensi, menjawab telepon, dan mengatur jadwal pertemuan.
  • Pegawai Administrasi, melaksanakan tugas-tugas untuk sekretaris, seperti mengioperasikan mesin fotokopi, menyususn dokumen, menyimpan dokumen, dan mengirim surat.

Tujuan Automasi Perkantoran

  • Menghindari Biaya, komputer tidak dapat menggantikan pegawai saat ini, tetapi setidaknya menunda penambahan poegawai yang diperlukan untuk menangani penambahan beban kerja.
  • Pemecahan Masalah kelompok, memberikan kontribusi untuk komunikasi antar manajer.
  • Pelengkap, OA tidak dapat menggantikan komunikasi interpersonal tradisional seperti tatap muka, percakapan telepon, tulisan memo, dan sejenisnya, tetapi OA bersifat melengkapi sehingga jika dikombinasikan dengan media tradisional akan memberikan sinergi.

Aplikasi OA yaitu Word Processing, E-Mail, Voice Mail, Electronic Calendaring, Audio Conferencing, Video Conferencing, Computer Conferencing, Facsimile, Videotex, Imaging, Desktop Publishing.

5. Sistem Pakar
Sistem pakar (Expert System) adalah sebuah sistem informasi yang memiliki intelegensia buatan (Artificial Intelegent) yang menyerupai intelegensia manusia. Sistem pakar mirip dengan DSS yaitu bertujuan menyediakan dukungan pemecahan masalah tingkat tinggi untuk pemakai. Perbedaan ES dan DSS adalah kemampuan ES untuk menjelaskan alur penalarannya dalam mencapai suatu pemecahan tertentu. Sangat sering terjadi penjelasan cara pemecahan masalah ternyata lebih berharga dari pemecahannya itu sendiri.

Karakteristik Sistem Pakar

  • Memiliki kemampuan belajar atau memahami masalah dari pengalaman.
  • Memberikan tanggapan yang cepat dan memuaskan terhadap situasi baru.
  • Mampu menangani masalah yang kompleks (semi terstruktur).
  • Memecahkan masalah dengan penalaran.
  • Menggunakan pengetahuan untuk menyelasaikan masalah.

Bagian Sistem Pakar

  • User Interface adalah bagian yang memungkinkan manajer mamasukan instruksi dan informasi kedalam dan menerima informasi dari sistem pakar.
  1. Input terdapat empat metode yaitu Menu, Commands, Natural Languange, Customized Interfaces
  2. Output Sistem Pakar antara lain: Penjelasan dari pertanyaan, dan Penjelasan dari penyelesaian masalah
  3. Knowledge Base adalah bagian yang memuat fakta-fakta yang menjelaskan area masalah, dan juga teknik menerangkan masalah yang menjelaskan bagaimana fakta-fakta tersebut cocok satu dengan yang lain dalam urutan yang logis. Istilah problem domain digunakan untuk menjelaskan area masalah.
  4. Interference Engine adalah bagian dari sistem pakar yang melakukan penalaran dengan menggunakan isi knowledge base berdasarkan urutan tertentu. Selama konsultasi, interference engine menguji aturan-aturan satu persatu dan ketika kondisi benar naka satu tindakan diambil.
  5. Development Engine adalah alat yang digunakan untuk menciptakan sistem pakar, dalam hal ini dua alat yang biasa digunakan adalah bahasa pemrograman dan ES shell.

Contoh Sistem Pakar;

  • XSEL
    Sistem pakar yang bertindak sebagai asisten penjual di agen penjualan komputer DEC, yang membantu pelanggan memilih komputer yang sesuai dengan kebutuhannya.
  • MYCIN
    Sistem pakar yang dikembangkan di Stanford University tahun 19870-an dengan tujuan membantu petugas medis dalam mendiagnosa penyakit yang disebabkan bakteri.
  • PROSPECTOR
    Sistem yang diciptakan Richard Duda, Peter Hard, dan Rene Reboh tahun 1978 yang menyediakan kemampuan seorang ahli geologi.

 Sumber : http://www.perpuskita.com/cbis/624/

PERANAN INFORMASI DALAM KUALITAS PRODUK DAN JASA

A.Pengertian Kualitas
Menurut Gaspers (1997) kualitas adalah totalitas dari fitur-fitur dan karakteristik-karakteristik yang dimiliki oleh produk yang sanggup untuk memuaskan kebutuhan konsumen. Sedangkan definisi kualitas menurut Kotler (1997) adalah seluruh ciri serta sifat suatu produk atau pelayanan yang berpengaruh pada kesempatan untuk memuaskan kebutuhan yang dinyatakan atau yang tersirat.

B.Dimensi-dimensi Kualitas Produk dan Jasa Menurut Para Ahli
Dimensi kualitas produk menurut Fandy Tjiptono (2002:25) adalah:
 Kinerja (Performance)
 Ciri-ciri atau keistimewaan tambahan (Features)
 Kesesuaian dengan spesifikasi (Conformance to Spesification)
 Keandalan (Realibility) yaitu kemungkinan kecil akan mengalami kerusakan atau gagal pakai.
 Daya tahan (Durability)
 Estetika (Easthetica)
 Kualitas yang dipersepsikan (Perceived Quality)
 Dimensi kemudahan perbaikan (Serviceability)
Dimensi kualitas jasa menurut Parasuraman, Zeithaml, dan Berry dalam Kotler (2005:122-123) adalah:
 Reliability (kehandalan)
 Responsiveness (daya tanggap)
 Assurance (jaminan)
 Empahty (empati)
 Tangibles (berwujud)

C. Dasar-dasar Manajemen Kualitas
Manajemen kualitas adalah konsep/pengertian bahwa perusahaan dapat mencapai tingkat kualitas yang diinginkan dalam proses, hasil/produk, dan jasa dengan cara mempratekan manajemen dasar.

Beberapa konsep manajemen kualitas:
– Trilogi Kualitas Juran
Trilogi ini adalah jawaban untuk pertanyaan seperti “berapa banyak modal yang harus perusahaan tanamkan modalnya untuk kualitas?”. Joseph Juran dalam buku Raymond McLeod Jr (1995:97) mempersingkat kualitas menjadi tiga proses dasar yaitu perencanaan kualitas, pengendalian kualitas, peningkatan kualitas. Penekanan perencanaannya dijelaskan pada pemenuhan kebutuhan pelanggan dan diikuti dengan mengadakan sebuah cara kendali dan cara kegiatan mencapai peningkatan.
– Empat belas pokok deming
Seorang professor statistik di Universitas New York, Amerika Serikat, W. Edwards Deming pada tahun 1940 membantu Jepang untuk merehabilitasi kemampuan industrinya setelah perang dunia II. Banyak keberhasilan yang dicapai karena pengaruh deming. Deming menjadi terkenal untuk empat belas nilainya yang member peran dalam mencapai kualitas.
– Total Quality Control Feigenbaum
Menurut Feigenbaum, kualitas bukan tanggung jawab bagian manufaktur saja, tetapi tanggung jawab seluruh perusahaan, yang dikenal dengan “total quality control – TQC”

D. Total Quality Manajemen
TQM adalah pendekatan manajemen yang lebih strategis untuk peningkatan bisnis. Kualitas didefiniskan sebagai pemenuhan atau terlampuinya kebutuhan dan yang diharapkan dari pelanggan untuk produk dan jasa. Hal ini meliputi ciri-ciri dan sifat-sifat khusus diantaranya; tampilan kinerja, tahan uji, daya tahannya, tanggap/mau mendengarkan. Estetika, dan nama baik.
Perusahaan menggunakan TQM dengan tujuan:
– Lebih baik, lebih memikat, mengurangi factor tidak tetap pada kualitas produk atau jasa.
– Lebih cepat
– Lebih lentur/leluasa dalam mengatur perubahan volume permintaan pelanggan, dan menyempurnakan permintaan yang     ada
– Meminimalkan biaya melalui peningktaan kualitas, pengurangan daur-ulang, dan menghilangkan pemborosan tanpa perlu   menambhakan biaya.
Keyakinan dasar yang melandasi TQM adalah :
– Kualitas didefinisikan oleh pelanggan.
– Kualitas dicapai oleh manajemen.
– Kualitas adalah tanggung jawab seluruh perusahaan.

E. Kualitas dan Keunggulan Kompetitif
    Kerugian kualitas yang buruk :
 Kehilangan bisnis karena pelanggan pindah ke yang lain.
 Tuntutan hukum, karena kualitas buruk pelanggan bisa menuntut secara hukum.
 Kehilangan produktivitas.
 Biaya-biaya :
• Biaya kegagalan (failure cost) biaya yang terjadi karena kualitas buruk.
• Biaya penilaian (appraisal cost), biaya pemeriksaan kualitas di pabrik.
• Biaya pencegahan (prevention cost).
   Keuntungan kualitas yang baik :
Kualitas baik bisa meningkatkan penjualan dan biaya yang rendah, gabungan keduanya menghasilkan profitabilitas dan      pertumbuhan.

F. CBIS Memperbaiki Kualitas Produk dan Jasa
Computer Based Information System (CBIS) atau Sistem Informasi Berbasis Komputer merupakan suatu sistem pengolah data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dipergunakan untuk suatu alat bantu pengambilan keputusan.
Peranan CBIS dalam memperbaiki kualitas produk dan jasa bagi suatu perusahan, adalah dengan penggunaan CBIS pihak manajemen selaku pihak yang berwenang dalam pengembangan kualitas produk dan jasanya dapat mengambil informasi mengenai keadaan pasar saat itu, dimana antaranya dapat mengambil informasi mengenai tanggapan pasar tentang barang dan jasa yang telah diproduksi, persaingan produk sejenis dipasaran dan informasi penjualan produk dan jasa dipasaran.
Contoh :
Agar suatu perusahaan dapat bersaing dengan perusahaan lain dalam memperkenalkan produk barang maupun jasa yang dimilikinya kepada konsumen diberbagai belahan dunia, maka dibutuhkan suatu sistem informasi yang tepat agar dapat memberikan petunjuk aktual tentang kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh setiap komponen dalam perusahaan tersebut. Sistem informasi yang tepat, tentunya akan menghasilkan informasi yang cepat, akurat dan dapat dipercaya. Informasi yang cepat, akurat dan dapat dipercaya tersebut sangat diperlukan dalam rangka pengambilan keputusan keputusan strategis perusahaan untuk dapat semakin maju dan bersaing di lingkungan yang penuh gejolak ini.
Penerapan Sistem Informasi Akuntansi berbasis komputer misalnya, merupakan salah satu alternatif jawaban yang tepat jika pihak manajemen menginginkan suatu sumber informasi yang dapat menghasilkan masukan sesuai yang diinginkannya.

G. Menetapkan Program TQM
Pendekatan Top-Down untuk TQM yaitu dimulai dari CEO dan akhirnya melibatkan semua pihak di perusahaan. Adapun prosesnya adalah :
1. Memutuskan untuk mengikuti TQM
2. Menetapkan budaya kualitas
3. Menetapkan pengawasan manajemen puncak.

H. Mencapai Manajemen Kualitas dalam Jasa Informasi
• Mengidentifikasi Pelanggan IS
Pada perusahaan yang secara historis telah menerapkan sumber daya informasinya untuk memenuhi kebutuhan pemakai, identifikasi pelanggan mungkin telah dilakukan. Kemungkinan besar perusahaan berorientasi pemakai akan memiliki steering committee SIM yang mewakili para pemakai di perusahaan secara menyeluruh, mengevaluasi permintaan dukungan informasi dan mengalokasi dana yang diperlukan.
• Mendefinisikan Kebutuhan Kualitas Pelanggan
Bahkan saat IS telah berorientasi pelanggan dan mengetahui para pelanggannya dan kebuthuan informasi mereka, biasanya tetap perlu mendefinisikan dimensi kualitas yang dirasa penting oleh pelanggan.
• Mendefinisikan Kebutuhan Kualitas Produk
Suatu servei tahap kedua dapat mengumpulkan pendapat para pemakai mengenai dimensi – dimensi kualitas produk.
• Menetapkan Metrik Kualitas
Setelah spesifikasi dimensi – dimensi kualitas produk dan jasa informasi ditentukan, dapat ditetapkan metrik untuk masing – masing. Metrik kualitas digunakan dalam mengevaluasi tingkat dimensi kualitas yang dicapai oleh tiap upaya sistem.
• Mendefinisikan Strategi Kualitas IS
Setelah para pelanggan dan kebutuhan mereka diidentifikasi dan cara mengukur tingkat kepuasan ditetapkan, IS dapat mengikuti satu set strategi yang dirancang untuk menempatkan sistem kualitas pada tempatnya.
• Menerapkan Program – program Kualitas IS
Manajemen IS menggunakan strategi – strategi yang telah didefinisikan tersebut untuk melaksanakan berbagai program kualitas mereka. Waktu yang diperlukan untuk penerapan berbeda bagi tiap perusahaan.
• Memantau Kinerja Kualitas IS
CIO dan para manajer IS lain memantau kinerja para spesialis informasi dan unit IS. Input diminta dari para pemakai dan informasi dihasilkan secara internal.

I. Menempatkan Kualitas IS dalam Perspektif
Kualitas sebenarnya bukanlah suatu hal yang baru bagi IS. Banyak perusahaan yang telah bertahun – tahun membuat usaha terpadu untuk mencapai kualitas. Namun, yang baru adalaha perhatian pada kualitas IS dalam konteks budaya kualitas perusahaan.

Sumber:
http://www.pps.unud.ac.id/thesis/pdf_thesis/unud-433-bab2.pdf
http://www.smecda.com/e-book/SIM/Simbab5.pdf
http://asep-saepudin.blogspot.com/2007/10/cbis-sistem-informasi-berbasis-komputer.html
http://elib.unikom.ac.id/download.php?id=51218
http://www.digilib.ui.ac.id/file?file=digital/127025-6652-Pengembangan%20atribut-Literatur.pdf
Buku Sistem Informasi Manajemen Oleh Chr.Jimmy L.Gaol

PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP DUNIA BISNIS

Saat ini teknologi informasi mengalami perkembangan yang sangat pesat dimana perkembangannya tidak bisa dihindari. Perkembangan teknologi informasi ini, tidak hanya dapat membantu cara hidup kita menjadi lebih modern dalam kehidupan sehari-hari, dunia bisnis pun ikut terbantu dengan perkembangan teknologi saat ini. Berbagai hal yang dulu dapat memakan biaya yang besar dan waktu yang lama, kini dapat diselesaikan dalam waktu yang singkat bahkan dalam hitungan detik. Bahkan pekerjaan yang dulu dapat melibatkan 10 orang, kini hanya dapat dikerjakan dalam 1 orang.
Perkembangan teknologi informasi didalam dunia bisnis memiliki dampak positif dan negatif diantaranya:

Dampak positif
a. Munculnya model bisnis baru yang biasa disebut dengan e-business dan e-commerce
• E – Business adalah sebuah bisnis yang dalam proses pengelolaan dan transaksi bisnisnya menggunakan sistem jaringan internet. Sehingga tidak memerlukan banyak tenaga kerja dan juga tidak menyita ruang dan waktu. Hal ini menjadikan biaya bisnis dapat ditekan dan lebih efisien.
• E – Commerce adalah sebuah model perdagangan yang dalam transaksinya menggunakan sistem internet (online).
b. Banyaknya minat dari berbagai perusahaan untuk memperluas cakupan bisnisnya di dunia maya. Memunculkan lapangan kerja baru, yaitu jasa pembuatan wesite dan layanan hosting.
c. Adanya kemudahan dalam memulai sebuah bisnis (wira usaha) dengan munculnya forum-forum jual beli dan media pertemanan. Karena promosi menjadi lebih murah. Dan jaringan marketing lebih luas bahkan sampai luar negeri.

Dampak negatif
a. Dengan berlakunya sistem uang online ( ATM, Kartu Kredit, dll) memunculkan modus baru dalam pembobolan rekening nasabah Bank.
b. Berhubung teknologi internet harus selalu didukung dengan listrik, jika sewaktu-waktu listrik padam, memungkinkan terjadinya miss-transaksi yang berpotensi merugikan nasabah dan Bank sendiri.
c. Dari segi keamanan, data bank yang telah berkomputerisasi sangat rentan sekali terhadap tindakan peretasan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Perkembangan teknologi informasi sudah banyak diterapkan pada perusahaan-perusahaan berskala nasional maupun swasta. Penerapan ini menyebabkan perubahan dalam kebiasaan atau habit yang baru dalam bidang bisnis. seperti pengaruh teknologi dalam dunia bisnis yang memanfaatkan E-Commerce sebagai media perdagangan yang menggunakan media internet yang saat ini tidak sulit untuk dijangkau oleh semua kalangan. Kemajuan di bidang teknologi, komputer, dan telekomunikasi mendukung perkembangan teknologi internet. Melalui internet pelaku bisnis tidak lagi mengalami kesulitan dalam memperoleh informasi apapun, untuk menunjang aktivitas bisnisnya, bahkan sekarang cenderung dapat diperoleh berbagai macam informasi.

Electronic Commerce (E-Commerce) adalah proses pembelian, penjualan, atau pertukaran produk, jasa dan informasi melalui jaringan komputer. E-Commerce merupakan bagian dari E-Business, dimana cakupan E-Business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasianmitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan, dan lainnya.
E-Commerce akan merubah semua kegiatan marketing dan juga sekaligus memangkas biaya-biaya operasional untuk kegiatan perdagangan.
Proses yang ada dalam E-Commerce adalah sebagai berikut;
• Presentasi elektronis (pembuatan website) untuk produk dan layanan
• Pemesanan secara langsung dan tersedianya tagihan
• Otomatisasi akun pelanggan secara aman (baik nomor rekening maupun nomor kartu kredit)
• Pembayaran yang dilakukan secara langsung (online) dan penanganan transaksi.

Referensi:
http://portal.paseban.com/article/8825/pengaruh-teknologi-informasi
http://www.slideshare.net/FatkhulHadiningrat/pengaruh-internet-bagi-dunia-usaha
http://www.academia.edu/4911623/PEMANFAATAN_E-COMMERCE_DALAM_DUNIA_BISNIS

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.